Hello !!

Selamat datang di website gulang guling. Website milik seorang bernama ardhitya wiedha irawan.

Ceritanya Tulisan

Di sebuah meja  yang memiliki payung dan lima kursi mengelilinginya. Di depan sebuah gedung besar yang terlihat memiliki 4 lantai, dan mungkin belum termasuk groundnya. Gedung itu tampak sangat besar sekali dengan pilar pilarnya yang khas belanda. Besar besar dan membuat gedung yang tepat didepanku ini tampak gagah dan klasik sekali. Setauku gedung ini merupakan pusat  operasional dari sebuah organisasi yang besar di kota ini. Kota dimana disebut sebagai kota budaya, kota pelajar dan gudeg tentunya.

Masih disekelilingku, mulai dari sebelah kiriku, sama seperti tempat yang kududuki. Ada seorang pria disana sedang asik dengan tuts keyboardnya dan sambil sesekali melihat catatan yang diletakannya disamping mesin tiknya. Lebih jauh disebelah kirinya terdapat sebuah taman yang terlihat sangat terawat sekali, hijau bersih dan indah dengan pohon cemara yang tumbuh ditata rapi diatas lahan hijaunya. Berkelilinglah mataku melihat di kanan dan dikiri serta belakang merupakan sebuah taman yang ditata dengan hijau rumput, pinus dan cemara secara rapi, indah dan bersih. Jauh kebelakang banyak bangunan yang bisa kulihat, dan seperti tebakanku itu adalah ruang ruang perpustakaan atau kuliah, dan entahlah apa itu aku tak mau terlalu memikirkannya yang ku tau hanya gedung yang tepat di depanku ini yang sangat jelas dan besar dapat kulihat.

Diantara hijaunya taman dan besarnya gedung banyak para pemuda pemudi berlalu lalang. Mulai dari seusiaku dan lebih tua atau lebih muda berlalu lalang sepertinya mereka sedang menyibukan diri atau sedang memikirkan bagaimana nasibnya dihari ini atau bisa juga sedang mengerjakan suatu pekerjaan yang memang harus mereka kerjakan. Sesekali melihat mereka yang berpakaian rapi, sepatu mengkilat dan dandanan ala pegawai terhormat lewat, namun sesekali juga hanya melihat seorang yang wajahnya sangat letih seperti siang ini membuatnya berpeluh lewat dengan tergesa gesa di depan tempat ku duduk. Sesekali pula orang dengan hidung mancung, rambut cokelat, kulit putih tinggi seperti layaknya orang luar negeri lewat dan entah apa yang mereka lakukan dan kerjakan dinegaraku ini. Sambil menikmati alam dan berfikir bahwa Itu lah putaran roda manusia, entah itu dibuat atau tidak dibuat, itu lah yang terjadi, walopun aku hanya diam saja, namun orang orang itu akan terus berjalan dan berputar layaknya roda.

Hari itu cuaca sukup mendung, namun belum juga air diturunkan dari kerjaaan langit. Tanah masih kering, dan angin masih terasa segar, ditambah banyaknya pohon disekelilingku yang menambah sejuknya udara alamku.  Hanya saja mungkin tak lama lagi air akan sampai ke tanah dan membasahi dataran ini..

dan dimanapun berada dan dimanapun sekarang, akan ku nikmati setiap kuberada , kumengapa dan kukenapa. Setiap helai kesuksesan,,kegagalan, keberhasilan, kepusingan dan kepuasan akan menjadi bagian jalanku yang akan slalu kunanti. Dan selalu kusyukuri itu.


salam kehidupan....


2 Comments
Name :
Email :
Website :
Comment :
Security Code :
Reload Image

  • diw 23 May 2010 12:52
    meanwhile... saat itu saya sedang berada dalam sebuah ruang kotak penuh kursi, menonton beberapa panelis "menjajakan" jurnal yang mereka review... sambil membayangkan, "sepertinya lebih nyaman duduk di bawah payung itu bersamamu."

  • Ardhitya Wiedha Irawan 30 May 2010 09:51
    wahhh sedang pada menjajakan jurnal? emang kuliah apa jualan mb osanya? hehehehe
    dibawah payung itu enak, banyak angin, banyak burung burung hahaha.. tapi egak bisa WiFian. passwordnya ga punya..
    kapan kapan yah kalo ada kesempatan kesana lagi kita, tapi berdua duduk disana yah. hehehe..

Ceritanya Tulisan

Dimana dan disana, kapan dan diwaktu itu ceritanya menulis nulis.